GERIMIS DI AWAL NOVEMBER

gerimis pekat mengguyur pagi
biaskan nuansa kelam
dapatkah ku terobos hingga batas pandangan
ataukah harus kutunggu hingga reda

sekilas nampak seorang gadis
berlari berpayungkan harapan
tegar seirama dengan jiwanya
isyaratkan senyuman tulus dari hati

terusik daku akan sebuah impian
akhirnya kurelakan dinginya meresap dalam raga
kusibakan percikan yang menutupi pandangan
kuikuti tiap langkah senada dengan desisannya

kini tak kuharap lagi gerimis itu kan reda
biarlah hingga belalu sampai musim berakhir
pasti kudapati indah mekarnya bunga
yang subur bersemi karena siramanya