Kapan kutemukan senyumu lagi
Sekejap kuraih dalam sebuah mimpi
Nampak guratan seraut wajah cantik
Walau di ujung mata indahmu mengkristal sisa tetesan air mata

Duka apa yang sedang mendera
Hingga ku terusik iba yang tak sampai
Doa apa lagi yang harus kupanjatkan
Agar dapat kulihat ijabah-Nya

Tanpa sadar kutuliskan sebuah pesan kepadamu
Masih dengan muka bersembunyi
"Ketika kesebaran terlelap dalam emosi jiwa,
maka seakan cobaan itu selalu datang mendera"