Mengukir sepi tiap detik berlalu
Lalu lalang kunang kunang menggoda
Janjikan sebercak cahaya kehangatan
Mungin semu tak seindah sinarnya

Sunyi ini telah akrab dalam balutan malam
Kelam ini telah terbias dalam tabir kesadaran
Tetesan air kehangatan yang masih setia
Temani lalui hingga ujung dini hari

Sejenak terlelap tidur seakan telah terbiasa
Tanpa  buaian mimpi mimpi
Tanpa semerbak aroma puspa
Yang ada hanya kusam tanpa makna

Tatkala pagi telah menjelang
Seonggok harapan masih melayang dalam fikiran
Terseret pada perjalanan yang tak pasti
Melilit erat  menghalangi disetiap langkah

Dari mana datang kekuatan jiwa ini
Tiap hari terlalui dan tak seorangpun tahu
Mereka hanya dapat melihat seulas kain
Dengan tenunan indah yang menghiasi raga ini