Merenda Hari Bersama Gerimis Pagi
Gerimis pagi akankah membawakan lagu bahagia
Senandungnya kutunggui hingga reda
Dinginya selalu menggumpal menyisakan kerinduan
Gemericiknya terlalu sendu menghantarkan kegundahan jiwa
Kutengok kembali mekar bunga teratai
Seakan menggoda dalam senyumnya yang indah
Terlalu jauh untuk ku rengkuh
Indah walau tersaput pekat sisa kabut dini hari
Ku hitung tiap kali menitik selaras derita dalam hari hariku
Ternyata masih banyak luka yang belum terobati
Daya apa lagi yang mampi menguatkanku
Semuanya harus kulakukan dalam kesendirian
Jika suatu saat gerimis itu menjadi badai
Semoga telapak kaki ini sanggup untuk menahanya
Dan bila gerimis itu ternyata menjadikan kesuburan dijiwa
Akan kujaga hingga akhir musim bunga berakhir.............

1 Comments
emang baru musimnya
BalasHapusPosting Komentar