Harum bunga kemuning selalu membawa kenangan indah dimasa lalu. Semerbak yang ditebarkan pada malam hari seakan memberikan keharuman abadi yang selalu menyertai kebahagiaan di hari-hari dengan penuh keceriaan. Kemuning adalah tumbuhan liar yang tumbuh disemak-semak dan dapat bertumbuh besar dengan diameter mencapai 60 cm dan tinggi sekitar 15 meter dan berdaun lebat. Pohon ini juga banyak dicari untuk dibuat bonzai. Akan tetapi para penggemar tanaman bonzai dari kemuning ini harus bersabar dan harus merawat dengan baik serta ekstra hati-hati agar dapat tumbuh dengan indah dan berkesan telah berumur tua karena rantingnya kurang fleksibel dan mudah patah. Tanaman bonzai kemuning ini kalau sudah terbentuk harganya bisa mencapai jutaan rupiah dan menjadi tanaman bonzai yang langka. Dibalik keharuman dan keindahan bunganya ternyata pohon kemuning dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan berbagai penyakit.

Daun dan ranting : berguna untuk mengatasi radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkitis), infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, datang haid tidak teratur, lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada tukak (ulkus), sakit gigi dan kulit kasar.

Akar berguna untuk mengatasi memar akibat benturan atau terpukul, nyeri rematik, keseleo, digigit serangga dan ular berbisa, bisul, ekzema, koreng, epideniik encephalitis B.

Kulit batang berguna untuk mengatasi sakit gigi, nyeri akibat luka terbuka di kulit atau selaput lendir (ulkus).

Cara pemakaian :  Akar dan daun kering sebanyak 9- 1 5 g atau daun segar sebanyak 30-60 g, direbus atau direndam arak, lalu rninum. Untuk pemakaian luar, daun segar dipipis lalu diletakkan pada tempat yang sakit, atau direbus, airnya untuk cuci.

1. Bisul
    Akar kemuning kering sebanyak 30 g dicuci dan dipotong-potong
    seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya
    tersisa l gelas. Setelah dingin disaring Lalu diminum. Sehari 2 kali,
    masing-masing 1/2 gelas.

2. Rematik, keseleo, memar :
    Akar kemuning kering sebanyak 15 - 30 g dicuci Lalu dipotong-
    potong seperlunya. Tambahkan  arak dan air masing-masing 1 1/2
    gelas, Lalu direbus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring,
    Lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

3. Memar :
    Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak,
    dicuci lalu digiling halus.Tambahkan sedikit arak sambil diaduk di 
    atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang
    memar.

4. Nyeri rematik sendi :
    Akar kemuning dan akar tembelekan (Lantana camara) dicuci,
    tambahkan 3 pasang kaki ayam. Semua bahan dipotong-potong
    seperlunya Lalu tambahkan air secukupnya sampai terendam.
    Semua bahan tersebut Lalu ditim. Hangat-hangat lalu airnya diminum
    sekaligus.

5. Sakit gigi :
    Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar
    diteteskan ke dalam gigi yang berlubang.

6. Melangsingkan badan :
    Daun kemuning segar dan daun mengkudu (Morinda citrifolia)
    masing-masing segenggam penuh dan temu giring sebanyak 1/2 jari
    kelingking ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak sambil
    diaduk merata. Peras dengan sepotong kain. Air yang terkumpul
    diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.

7. Radang buah zakar:
    9 Daun kemuning segar sebanyak 60 g dan herba sambiloto
    sebanyak 35 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai
    airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali
    sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

8. Infeksi saluran kencing:
    Daun kemuning segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas
    air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin
    disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

9. Datang haid tidak teratur :
    Daun kemuning dan daun pacar kuku (Lawsonia inermis) masing-
    masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 
    jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air
    bersih Lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin
    disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

10. Kulit kasar
     Daun kemuning segar sebanyak 30 g dicuci Lalu ditumbuk sampai
     lumat. Tambahkan air bersih 1 gelas sambil diaduk rata. Bahan
     tersebut lalu dilulurkan pada kulit sebelum tidur.

Pohon ini telah banyak dilakukan penelitian dan riset dan kabarnya di luar negeri sudah dibuat obat paten dengan nama Tongzhongling dan kapsul prolipid juga mengandung tumbuhan obat ini. Kemuning juga telah mengilhami pencipta musik indonesia yang dipopulerkan oleh Mus Mulyadi juga Nicky Astria.

 
*) dari referensi berbagai sumber