Tatkala kegundahan hati mendera
Tatap bayang tenggelam pada relung terdalam
Mencoba bangkitkan kesegaran jiwa
Makin bertambah kelam terasa

Satu satu berganti tawarkan setitik air
Ternyata hanya pelepas dahaga sesaat
Sedikit namun memberikan sebuah arti
Hingga kejenuhan membuai diri

Tak terasa seretan langkah ini makin tertatih
Tongkat sandaran ragapun mulai merapuh
Mencoba berlalu berbalik langkah
Namun....sampai kapan pesta ini akan usai